DUDUNG E DIREDJA
Profile Dudung E Diredja
duduk bareng dudung

Cegah Covid-19, Dudung Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Virus korona sudah masuk ke Indonesia. Virus yang berasal dari Wuhan, Cina ini telah menjangkiti ratusan orang di Indonesia. Nah, agar tidak terjangkit korona, bakal calon walikota Tangsel Dudung E Diredja mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih sehat (PHBS). Menurutnya cara ini paling efektif untuk bisa mencegah penyebaran penyakit yang terkenal dengan nama Covid-19 tersebut. “Kalau daya tahan tubuh kita kuat, penyakit tidak akan masuk. Solusinya harus hidup sehat. Kita mesti menerapkan PHBS mulai dari diri kita sendiri,” katanya.

Menurut Dudung dengan membiasakan hidup sehat, akan tercipta raga yang sehat. Bila pola hidup sehat sudah menjadi gaya hidup, penyakit juga tidak akan datang. Hal itu juga menjadi langkah efektif mencegah penyebaran virus korona.

Selain PHBS, ia juga mendukung kebijakan pemkot Tangsel soal kegiatan belajar mengajar di rumah selama dua minggu. Langkah ini bagian dari kebijakan preventif mencegah penyebaran korona agar tidak semakin banyak.

“Langkah yang dilakukan pemerintah sudah tepat. Mengadakan KBM dari rumah. Ini salah satu pencegahan agar virus tersebut tidak menular,” ungkapnya.

Sebelumnya Pemkot Tangsel mengambil langkah cepat mencegah penularan korona. DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel mengalihkan kegiatan belajar dan mengajar siswa ke rumah. Hal itu dilakukan demi mencegah penyebaran virus korona (Covid-19).

“(Mulai Senin) 16 Maret 2020 sampai dengan (Sabtu) 28 Maret 2020,” ungkap Kepala Dindikbud Tangsel, Taryono.

Menurut dia, Dindikbud Tangsel telah menerbitkan surat edaran dengan nomor 440/1507-Dindikbud. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, di Tangsel.

Dia menyebut seluruh peserta didik tetap belajar efektif di rumah melalui kelas jauh yang diberikan guru dengan sistem yang dikembangkan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) dan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Siswa belajar di bawah pantauan guru dan orangtua. (mcd)

hari ini
Disarankan

Komentar Disini

Your email address will not be published.